Wisata Sambil Belajar Astronomi di Planetarium dan Observatorium Jakarta


Masih bingung mau pergi kemana saat liburan? Mari kita buat beda liburan kali ini yaitu dengan belajar ilmu perbintangan. Selama ini kita memahami ilmu perbintangan dengan membaca buku dan penjelasan dari guru juga dosen. Sekarang kita datangi langsung tempatnya kemudian mari rasakan sendiri sensasinya.

Tujuan wisata kali ini adalah Planetarium dan Observatorium yang beralamat di Jl. Cikini Raya No.73 Jakarta Pusat, Telp 021-2305146,  tepatnya di kawasan Taman Ismail Marzuki. 

Untuk mencapai lokasi ini bisa menggunakan kendaraan pribadi karena tempat parkir tampak luas. Untuk sobat yang meggunakan kendaraan umum Commuter Line (KRL) Bogor-Jakarta atau sealiknya, sobat bisa turun di stasiun Cikini. Sekitar 1 KM menuju Planetarium. Dari stasiun Cikini sobat bisa menggunakan kopaja, taxi, berjalan kaki atau yang lebih mudah dengan memesan transportasi online.

Jika sobat sudah melihat gambar seperti di bawah, berarti sobat akan memasuki kawasan Planetarium.

Pintu Masuk Taman Ismail Marzuki



Selanjutnya, sobat tinggal masuk ke gedung Planetarium dan membeli tiket di loket. Sekedar info, jika sobat akan berkunjung pada hari Senin - Jum'at, sobat lebih baik memastikan terlebih dahulu ke pihak planetarium tentang ketersedian tiket.

Biasanya rombongan anak sekolah mengunjungi tempat ini pada hari Senin - Jum'at sehingga sering kali tidak tersedia tiket untuk umum. Jika tidak mendapatkan tiket, sobat tidak bisa menyaksikan pertunjukan teater bintang. 

Untuk pengunjung umum lebih baik datang pada hari Sabtu, Minggu atau libur hari besar lainnya, karena pertunjukan teater bintang disajikan 3 kali dan pastinya tidak ada rombongan anak sekolah jadi banyak kesempatan untuk menikmati pertunjukan. 

Kapasitas pengunjung untuk menyaksikan pertunjukan hanya untuk 380 orang, sesuai dengan kursi yang tersedia. 

Menurut informasi, jam operasional Planetarium Jakarta sebagai berikut:
1. Senin - Jum'at : Pukul 08.00 - 15.00 dengan pertunjukan teater bintang 2 kali, yaitu jam 09.00 dan jam 13.30
2. Sabtu, Minggu dan libur hari besar : 08.00 - 16.00 dengan pertunjukan teater bintang 3 kali, yaitu jam 09.00, 12.00 dan jam 15.00

Info untuk pengunjung

Saya membeli 4 tiket, 3 tiket dewasa dan 1 anak dan uang yang dikeluarkan adalah Rp.43.000. Terbilang murah, karena banyak ilmu yang didapat dari Planetarium.

Tiket masuk Planetarium

Kebetulan saya mengunjungi Planetarium pada hari Jum'at jadi berbarengan dengan rombongan anak sekolah, tapi saya termasuk beruntung. Awalnya tidak kebagian tiket, tiba-tiba ada yang membatalkan jadi saya dan keluarga bisa mendapatkan tiketnya.

Sambil menunggu pertunjukan, saya melihat-lihat ke sekitar, berikut adalah benda-benda yang bisa diamati pengunjung.

Ada 2 lantai yang bisa dijelajahi oleh pengunjung. Lantai 1 berisi pameran sedangkan lantai 2 untuk pertunjukan teater bintang.




Pertunjukan akan dimulai pada jam 13.30, tapi dari jam 13.15 sudah persiapan. Pengunjung sudah bisa memasuki ruang pertunjukan yang ada di lantai 2 dengan memperlihatkan tiket dan petugas akan menyobek sebagian tiketnya. 

 Rombongan pelajar SMP

Rombongan TK beserta orang tuanya

Tibalah masuk ke ruang pertunjukan. Bagi saya cukup dingin karena mungkin AC nya bekerja dengan sangat baik, hehehheee.... Baiknya jika ada baju hangat dipakai saja tapi kalau bagi yang biasa udara dingin, itu tidak masalah. 

Tempat duduk di ruang pertunjukan

Pertunjukan Planetarium menyajikan tema Astronomi dengan konsep tentang alam semesta. Pertunjukan ini mengantarkan kita untuk mengenal dan mengkaji materi di luar Bumi. Narasi yang disampaikan secara langsung diiringi musik. Pertunjukan berlangsung sekitar 60 menit (1 jam).

Pada pertunjukan ini, pengunjung benar-benar diajak untuk merasakan sendiri berada di luar angkasa. Dengan kecanggihan teknologi, saya benar-benar merasa seperti ke ruang angkasa, padahal aslinya hanya duduk dengan mata memandang ke atas, karena di atas adalah layar proyektor yang dibuat sedemikian canggih.

Sesuai arahan narator, pada saat pertunjukan, pengunjung tidak boleh menyalakan cahaya, baik itu dari handphone, kamera, senter atau benda lain yang memancarkan cahaya karena ruangan ditata menjadi gelap sehingga pengunjung fokus ke proyektor berbentuk kubah yang menyajikan tentang Tata Surya.

Pada saat pertunjukan tata surya, pengunjung akan mengenal matahari, bulan, bintang dan planet-planet lain dan perkembangan pemahaman manusia tentang alam semesta. Pengunjung akan diajak menjelajahi ruang antar planet di Tata Surya.

Saya akan penasaran kalau tidak mengambil satu gambar pun dari pertunjukan. Secara diam-diam saya nyalakan handphone dengan layar dibuat redup supaya tidak telihat petugas, hehhehee..... mohon maaf ya Ibu/Bapak petugas, saya tidak patuh.

Obyek yang saya foto adalah saat ditayangkan planet-planet yang ada di Tata Surya. Sebenarnya dari mulai sajian pertunjukan Rasi Bintang saya ingin mengambil gambar, tapi rasanya malu kalau melanggar.

Niat saya ingin berbagi dengan sobat yang membaca artikel ini melalui foto pertunjukan, tapi memang ternyata menyaksikan sendiri di Planetarium lebih indah daripada gambar pada tulisan. Sobat harus mengunjungi tempat ini, mengesankan.

Planet-planet

Tidak terasa 60 menit sudah waktu berlalu dan pertunjukan selesai. Saya dan keluarga melanjutkan wisata pendidikan ini dengan memasuki Exhibition Hall (Ruang Pameran). Dari pintu  masuk sudah tampak Bola Dunia, lalu berjalan ke arah kiri, terdapat miniatur planet-planet juga ada rasi bintang di sebrang tempat yang ada Bola Dunia.







Itulah cerita saya tentang Wisata Sambil Belajar Astronomi di Planetarium dan Observatorium Jakarta. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan.

Semoga bermanfaat.







Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Wisata Sambil Belajar Astronomi di Planetarium dan Observatorium Jakarta"

Posting Komentar